Tahfidz Al-Qur'an
Hafalan Al-Qur'an berikut surat-surat penting seperti Al-Mulk, Ar-Rahman, Al-Waqi'ah, dan Yasin.
Pondok Pesantren Daarus Sa'adah 1 di Ketapang, Cipondoh, Tangerang — Lembaga Pendidikan Islam Pondok Pesantren, Madrasah Tsanawiyah hingga Aliyah dengan ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah, sejak diresmikan pada 1992
Santri Aktif
Alumni Tersebar
Tahun Berdiri
Jenjang MTs-MA
Akreditasi MTs-MA

Pondok Pesantren Daarus Sa’adah didirikan oleh KH. Sumarno Syafi’i di Ketapang, Cipondoh. Pembangunannya rampung pada 1990 dan mulai menerima santri pada awal 1992. Pesantren ini kemudian diresmikan pada 7 Oktober 1992 oleh KH. Syukron Ma’mun, disaksikan oleh para ulama dan habaib yang menjadi sahabat perjuangan pendirinya.
Daarus Sa’adah memadukan pendidikan formal jenjang Madrasah Tsanawiyah hingga Madrasah Aliyah dengan tradisi keilmuan salafiyah. Santri putra dan putri tinggal di asrama terpisah dengan kehidupan pesantren yang terstruktur, meliputi ibadah berjamaah, pengajian, pembelajaran, dan pembinaan akhlak sejak sebelum Subuh hingga malam hari.
Pendidikan Daarus Sa’adah berlandaskan Islam Rahmatan lil ‘Alamin dalam bingkai Ahlussunnah wal Jama’ah, dengan pijakan Asy’ariyah-Maturidiyah, empat madzhab fikih, dan tasawuf Sunni. Pendidikan tersebut diperkaya dengan kegiatan marawis, hadroh, pencak silat, dan seni bela diri untuk mengembangkan bakat, kedisiplinan, serta kecakapan sosial santri.
Melahirkan lulusan berprestasi yang peduli terhadap lingkungan hidup sekitarnya.
Membentuk sumber daya manusia yang berilmu, berakhlak, produktif, dan kreatif.
Mengembangkan inovasi pembelajaran yang selaras dengan tuntutan zaman dan ajaran agama.
Merawat budaya kekeluargaan serta lingkungan pesantren yang bersih dan menenangkan.
Membangun sarana-prasarana pendidikan yang representatif dan terus diperbarui.
Menumbuhkan kecintaan pada agama serta persatuan bangsa Indonesia.
Hafalan Al-Qur'an berikut surat-surat penting seperti Al-Mulk, Ar-Rahman, Al-Waqi'ah, dan Yasin.
Pelatihan membaca kitab kuning dengan metode bandongan dan sorogan khas pesantren salaf.
Pembinaan bahasa Arab-Inggris melalui mufrodat, muhadatsah, dan praktik percakapan harian.
Pengembangan minat di bidang musik, kesenian, olahraga, dan bela diri pencak silat.
Pelatihan kepemimpinan lewat teori dan praktik organisasi santri IP3DS (setara OSIS).
Latihan berbicara di muka umum melalui muhadharah tiga bahasa: Arab, Inggris, dan Indonesia.

Tempat tinggal santri berupa gedung tiga lantai dengan penyejuk ruangan, menjaga kenyamanan istirahat sekaligus kedisiplinan kehidupan asrama.

Setiap jenjang pendidikan menempati gedung sendiri, dilengkapi pendingin ruangan dengan kapasitas kelas yang proporsional untuk kenyamanan belajar santri.

Empat lokal ruang Laboratorium Bahasa Arab-Inggris dan Ruang Komputer

Rumah ibadah dua lantai berdampingan dengan auditorium serbaguna dua lantai untuk kegiatan pesantren berskala besar.
Perayaan Maulid dengan pembacaan barzanji, tahlil, Yasin, dan shalawat bersama, dihadiri pimpinan yayasan, wali santri, dan alumni.
Apel bendera, perlombaan santri, mengheningkan cipta, dan doa bersama untuk mengenang jasa para pahlawan.
M. Zaki Hakiki, santri kelas XI, meraih Juara II pada lomba Qira'atul Kutub tingkat Kota Tangerang.
Santri Daarus Sa'adah meraih tiga medali emas dan empat perak pada kejuaraan pencak silat tingkat pelajar se-Banten.








Kegiatan Belajar Mengajar

Ngaji Kitab Bersama

Ekstrakurikuler

Kehidupan Asrama
PROFIL PONDOK PESANTREN DAARUS SA'ADAH 1

Dr. K.H. Ahmad Syahroni M.Ag

Ust. Haris Saputra

K.H. Ahmad Suhendra (Abah Jack)

K.H. Ajud Mujasa Rochman, Lc

K.H. Abdul Majid Musa, S.Pd.I
Mengikuti paham Ahlussunnah wal Jama'ah dengan empat madzhab fiqih dan tasawuf sunni, kajian kitab kuning di Daarus Sa'adah mencakup bidang-bidang berikut:
Penafsiran Al-Qur'an dan kajian hadits sebagai sumber hukum kedua.
Landasan teologi Asy'ariyah-Maturidiyah sebagai fondasi akidah santri.
Hukum Islam menurut empat madzhab: Hanafiah, Malikiah, Syafi'iah, dan Hanabilah.
Tasawuf sunni mengikuti Imam Junaid Al-Baghdadi, Imam Ghazali, dan Syekh Abdul Qodir Jailani.
Tata bahasa Arab sebagai kunci memahami teks-teks klasik secara mandiri.
Ilmu logika berpikir untuk melatih ketajaman analisa santri dalam berargumen.
Pendidikan formal mengikuti kurikulum nasional jenjang MTs-MA di bawah pengawasan Kementerian Agama, diperkaya ekstrakurikuler musik, kesenian, olahraga, dan bela diri pencak silat.
Dikembangkan sendiri oleh tim IT pesantren untuk kebutuhan akademik dan digital santri.
Asisten AI ringan yang bisa langsung dicoba siapa saja — tanya seputar pesantren, akademik, atau hal umum lainnya, lengkap dengan kemampuan pencarian web.
Coba DS AI LiteVersi lanjutan DS AI dengan kemampuan lebih mendalam untuk kebutuhan akademik dan digital yang lebih kompleks, dikembangkan khusus untuk civitas Daarus Sa'adah.
Tim kami siap membantu menjawab pertanyaan seputar program, biaya, dan proses pendaftaran santri baru.
Hubungi Kami